Diskusi Online Dalam Menghadapi New Normal

Created by : Departemen Kajian Ilmiah 

Pandemi Untuk Negeri
Terkisah secuil perih, lebih kecil katanya
Membekas tapi tak ada yang enggan bicara
aku merasakan itu
 rupanya kau juga
tak bisakah aku tak meminta
Kekacauan ini enyahlah
Beberapa aku sudah mengambil intinya perjalanan waktu dalam setiap jeda pembatasan ini tak begitu berjarak
Numun menyisakan luka

    Pandemi ini datang tanpa peringatan dan telah mempengaruhi setiap orang di seluruh dunia. Dari segi personal maupun profesional, setiap orang memiliki kisahnya sendiri tentang bagaimana pandemi ini telah berdampak pada diri mereka. Terkadang kita lupa betapa beruntungnya kita untuk bisa melakukan hal-hal sederhana seperti duduk di meja makan untuk bersantap bersama keluarga. Untuk beberapa dari kita, kesempatan tersebut hilang selama pandemi ini masih berlangsung. Mendengar berita duka yang menghantui kita setiap harinya mempunyai dampak yang cukup berat pada kesehatan mental kita. Apalagi jika digabungkan dengan rasa ketidakpastian dan kehilangan kuasa akan hal di sekitar kita dan kebebasan yang biasa kita abaikan begitu saja.

    Saat ini kita sudah memasuki era new normal. Pertanyaan ini bukan hanya sekedar pertanyaan biasa, namun bisa diartikan ancaman, bisa juga diartikan sebagai peringatan. Pandemi ini memang tidak bisa dihindari, banyak hal yang harus dilakukan. banyak tuntutan yang segera diselesaikan. New normal, dalam bahasa Indonesia disebut “kenormalan baru”. 

    Istilah new normal mulai dikenal awal mei dan  diterapkan pada akhir mei 2020. Awalnya pemerintah Indonesia ingin mengakhiri Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun  Ekonomi harus kembali bergerak, dan salah satu cara untuk memulihkan ekonomi adalah membuka pergerakan manusia. Bukan hanya demi kesehatan, melainkan juga demi keuangan.

    Hanya saja pada masa new normal ini, ada protokol atau panduan yang harus diikuti. Panduan ini merubah gaya hidup dan cara berinteraksi masyarakatnya secara umum. Namun tidak hanya sebatas hal tersebut, secara tidak langsung kejadian ini juga mampu menstimulasi kita untuk mencari metode baru untuk bertahan. 

    Semua panduan ini diterapkan dalam rangka pencegahan penyebaran pandemi COVID-19. Seperti yang telah diketahui Covid-19 ini merupakan penyakit yang menular. Jumlah populasi yang tinggi ini juga memicu penularan, sekilas segi sosial memang banyak perubahan. Tak terkecuali di bidang industri pangan, beberapa protokol kesehatan memang harus sudah diterapkan, penguatab sanitasi akhirnya diperketat dengan menambah beberapa protokol baru. Hal ini pun terjadi pada industri pangan, pangan adalah prioritas bagi bangsa sehingga ketersediaan memang harus selalu diadakan, banyak beberapa industri makanan yang mulai memutar balik otak, demi kelangsungan produksi pangan seperti pemenuhan row material dan pemasaran. Hal tersebut juga sudah dipikirkan oleh pemerintah demi menghadapi newnormal khususnya di industri pangan pemerintah menetapkan kemenkes NOMOR HK.01.07/MENKES/382/2020 TENTANG PROTOKOL KESEHATAN BAGI MASYARAKAT DI TEMPAT DAN FASILITAS UMUM DALAM RANGKA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19).
 
    Pelaksanaan perusahaan pangan mengacu pada kemenkes RI Hk.01.07/ kemenkes/ 328:  panduan pengendalian covid 19. Pangan merupakan  prioritas utama sehingga pemerintah tetep ijinkan beraktivitas agar kebutuhan tetap dapat terpenuhi dengan prosedur baru, sistem baru.

Upaya yang dapat dilakukan oleh industri diantaranya adalah sebagai berikut:
a. Membentuk tim penangan covid 19
b. Mentapkan kasus pelaporan covid 19.
c. Pengukuhan suhu
d. Pengaturan jam kerja yang tidak terlalu panjang
e. Tidak melakukan stigma terhadap positif covid
f. Pekerja wajib mengenakan masker
g. Menjaga sanitasi
h. Physical diatancing

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Latihan Dasar Kepemimpinan BEM Fakultas Agroindustri UMB Yogyakarta

Kembali BEM FAI Meraih Pendanaan Program Pengabdian Dikti (PHP2D 2020)

BEMF Agroindustri UMBY